M-Finance Β· Dashboard MCorp
Mockup β€” jangan dipakai sebagai laporan resmi. Setiap kartu diberi penanda sumber datanya. Angka bertanda ERP Lentera sudah hidup dari sistem; Deck manual masih disalin dari laporan MORE karena data ERP-nya belum lengkap; Belum tersedia berarti tidak ada sumbernya di mana pun.
Probe ERP: Β· Tahun buku 2026 masih OPEN β€” angka dapat berubah

Pencapaian MCorp

pendapatan terhadap target tahunan 151 miliar

Tiga KPI manajemen

terhadap target proporsional s/d September (113,25 M)
Booking dan Cash-In belum bisa diambil dari ERP. Lentera tidak punya entitas booking, kontrak, atau pipeline sama sekali β€” nol tabel, nol endpoint. Data pelunasan baru termigrasi 2,4%, jadi Cash-In pun belum terhitung. Dua angka di atas masih disalin dari deck MORE September.

Pencapaian per unit

garis tegak = target tahunan
ERP Lentera

Tren pendapatan bulanan

Januari – September 2026, miliar rupiah
ERP Lentera
MPI β€” MarkPlus, Inc. MII β€” MarkPlus Institute MKT β€” Marketeers

Laba rugi: ERP versus deck

inilah alasan sebagian kartu masih memakai angka deck
Sisi biaya belum termigrasi. Direct Cost di ERP baru 11% dan SG&A baru 3% dari yang dilaporkan deck. Akibatnya EBITDA versi ERP menunjukkan 91,83 miliar padahal realitasnya 12,32 miliar. Buktinya di neraca: laba berjalan ikut menggelembung dan neraca tetap balanced β€” artinya jurnal biayanya memang belum masuk buku besar, bukan sekadar salah dipetakan.

Pencapaian per industri

garis tegak = target tahunan
Deck manual
Dimensi industri kosong 100% di ERP. 2.691 faktur senilai 104,87 miliar β€” tidak satu pun punya industri; semuanya jatuh ke β€œ(Tanpa industri)”. Master industrinya justru sudah benar: ketujuh kode FSI/ATL/HPC/DTI/RIU/GPS/RETAIL ada di ketiga tenant. Masalahnya 513 proyek di sistem semuanya berpendapatan nol, karena project_id tidak diisi saat posting β€” padahal industri hanya menempel di proyek.

Omzet faktur per cabang

gabungan tiga unit Β· garis tegak = target tahunan
ERP Lentera
Angka ini omzet faktur (104,87 M), bukan pendapatan laba rugi (98,54 M) β€” dua ukuran yang memang berbeda. Sistem punya 11 cabang; target hanya mencantumkan 9. β€œJogja” di target = β€œYogyakarta” di sistem. Medan dan Palembang tidak punya baris target.

Posisi keuangan per unit

per 30 September 2026, miliar rupiah